Menggunakan Metode PCC(Per Connection Classifier) pada MikroTik
Internet sering lemot dan tidak stabil karena hanya menggunakan satu jalur internet.
Saat banyak pengguna terhubung sekaligus, jaringan jadi lemot.
Semua trafik hanya lewat satu ISP, jalur lain tidak dipakai.
Belajar online, upload tugas, download, dan streaming jadi terhambat.
Semua trafik melewati satu jalur internet — kalau penuh, semua ikut lambat.
Trafik dibagi ke dua ISP menggunakan metode PCC di MikroTik.
Merupakan fitur pada MikroTik yang digunakan untuk membagi koneksi internet ke beberapa jalur atau ISP secara teratur berdasarkan koneksi yang dibuat oleh pengguna.
Seperti petugas yang membagi kendaraan ke beberapa jalan agar trafik tidak menumpuk di satu jalur.
Membantu membagi penggunaan internet ke beberapa ISP.
Semua koneksi internet yang tersedia dapat dimanfaatkan.
Trafik tidak hanya melewati satu jalur sehingga lebih seimbang.
Menentukan koneksi yang diarahkan melalui ISP tertentu.
PCC sering digunakan sebagai salah satu metode untuk membuat sistem load balancing pada MikroTik.
Atur IP untuk WAN 1, WAN 2, dan LAN.
Ambil IP dan gateway dari masing-masing ISP.
Konfigurasi DNS agar jaringan bisa menerjemahkan alamat website.
Buat masquerade agar client LAN bisa mengakses internet.
Tandai koneksi dan bagi trafik ke ISP 1 dan ISP 2.
Arahkan koneksi yang sudah ditandai menuju gateway ISP masing-masing.
Cek koneksi dan pastikan trafik terbagi melalui kedua ISP.
Jika salah satu ISP down, trafik akan otomatis dialihkan ke ISP yang masih aktif.
Kedua jalur aktif — trafik dibagi ke ISP 1 dan ISP 2.
Dengan load balancing PCC, kecepatan internet meningkat secara signifikan.
* Hasil dapat berbeda tergantung waktu dan kondisi jaringan saat pengujian.